
Kawasan Sekanak merupakan salah satu kawasan bersejarah di Kota Palembang yang memiliki hubungan erat dengan perkembangan permukiman, perdagangan, transportasi sungai, dan kehidupan masyarakat sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam hingga masa kolonial. Pemerintah Kota Palembang menetapkan kawasan ini sebagai Sekanak Kerihin atau Sekanak Dahulu Kala melalui Peraturan Wali Kota Palembang Nomor 16 Tahun 2017. Kawasan tersebut berada di antara Sungai Sekanak, Jalan Depaten, hingga Jalan Gede Ing Suro dan memiliki bangunan-bangunan tua yang mempunyai nilai sejarah.
Sekanak memiliki posisi penting dalam perkembangan kawasan kota lama Palembang. Keberadaan sungai menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat karena Sungai Sekanak berhubungan dengan pola kehidupan kota yang berkembang di sekitar jaringan sungai. Kawasan ini juga memperlihatkan perubahan kehidupan perkotaan dari masa Kesultanan Palembang Darussalam menuju masa kolonial Belanda. Pemerintah Kota Palembang mengidentifikasi Pasar Sekanak sebagai kawasan pusaka yang memiliki karakter sejarah kuat dan keterkaitan dengan kawasan Talang Semut.
Karakter budaya Sekanak dapat dilihat melalui keberadaan bangunan lama, pola kawasan, sungai, aktivitas masyarakat, dan perkembangan kuliner lokal. Kawasan ini juga berkaitan dengan kuliner khas Palembang, khususnya pempek. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa warisan budaya tidak hanya berupa bangunan, tetapi juga mencakup ruang kota, aktivitas masyarakat, makanan, dan memori sejarah yang berkembang di dalamnya.